The Falkland Islands – Teks Bahasa Inggris

The Falkland Islands - Teks Bahasa Inggris

The Falkland Islands – Teks Bahasa Inggris

The Falkland Islands

tdrevolution.net – The Falklands are a group of islands located in the southern Atlantic Ocean, about 460 km east of the South American coast. They belong to the United Kingdom but govern themselves. The Falkland Islands have been an issue of conflict between Argentina and Great Britain over the centuries, resulting in a war between the two countries in 1982.

About 3,000 people live on the Falklands, most of whom are British citizens. The island group is ruled by the Queen who sends a governor to administer the territory. 380 children who live on the Falklands are given an education according to the British school system. After attending school up to the age of 16 they can go to England to take their A-levels.

The Falkland Islands consist of two main islands and hundreds of smaller ones. The coastline has rough with many fjords, bays, and inlets. The climate is influenced by its southern location near the Antarctic continent. Summer temperatures average 13°C in January while winter temperatures drop to 4°C in July. The islands are often hit by storms and heavy rainfall.

More than 90% of the islands are farmland. Fishing and sheep farming are the main sources of income for the Falkland Islanders. Its high-quality wool is exported to the UK. In the last few years, tourism has increased, largely because of cruise tours that visit the Falklands for its unique scenery and wildlife.

Falkland Islands
History and the Falklands War

During the centuries a number of European nations founded settlements on the Falkland Islands. In 1833 Britain took command over the group of islands and set up a naval station there. In the second half of the 20 th century argument erupted between Great Britain and Argentina over the colony.

Since the 19th century, Argentina has claimed the islands. It states that it got the islands from Spain when it became independent in 1816.

On April 2, 1982, Argentine forces invaded and occupied the islands. The leader of Argentina’s military government, President Galtieri, ordered the invasion to draw away attention from the problems the South American country had at home. The British sent its Navy and Air Force to defend the Falklands and take over control of the islands again. The conflict lasted for two and a half months. On June 14, 1982, Argentine forces surrendered the islands and Britain took control again. Over 600 Argentine soldiers and 250 British troops were killed.

The conflict had a great impact on the governments of both countries. Shortly after the war, Argentina’s military regime collapsed. In Britain, the won war strengthened the political position of Prime Minister Margaret Thatcher. Although relationships between the two countries have become normal, Argentina still claims sovereignty over the Malvinas – the Falkland Islands.

Terjemahan

Falklands adalah sekelompok pulau yang terletak di Samudra Atlantik selatan, sekitar 460 km timur dari pantai Amerika Selatan. Mereka milik Britania Raya tetapi memerintah sendiri. Kepulauan Falkland telah menjadi masalah konflik antara Argentina dan Inggris selama berabad-abad, yang mengakibatkan perang antara kedua negara pada tahun 1982.

Sekitar 3.000 orang tinggal di Falklands, yang sebagian besar adalah warga negara Inggris. Kelompok pulau diperintah oleh Ratu yang mengirim seorang gubernur untuk mengelola wilayah itu. 380 anak-anak yang tinggal di Falkland diberikan pendidikan sesuai dengan sistem sekolah Inggris. Setelah bersekolah hingga usia 16 tahun mereka dapat pergi ke Inggris untuk mengambil A-level mereka.

Kepulauan Falkland terdiri dari dua pulau utama dan ratusan pulau kecil. Garis pantainya kasar dengan banyak fjord, teluk, dan lubang masuk. Iklim dipengaruhi oleh lokasi selatannya di dekat benua Antartika. Suhu musim panas rata-rata 13 ° C pada bulan Januari sementara suhu musim dingin turun menjadi 4 ° C pada bulan Juli. Kepulauan ini sering dilanda badai dan hujan lebat.

Lebih dari 90% pulau adalah tanah pertanian. Perikanan dan peternakan domba adalah sumber utama pendapatan bagi penduduk Kepulauan Falkland. Wol berkualitas tinggi diekspor ke Inggris. Dalam beberapa tahun terakhir, pariwisata telah meningkat, sebagian besar karena wisata pelayaran yang mengunjungi Falklands untuk pemandangan unik dan margasatwa.

Kepulauan Falkland
Sejarah dan Perang Falklands

Selama berabad-abad sejumlah negara Eropa mendirikan pemukiman di Kepulauan Falkland. Pada tahun 1833 Inggris mengambil alih komando kelompok pulau dan mendirikan stasiun angkatan laut di sana. Pada paruh kedua abad ke-20 terjadi pertentangan antara Inggris Raya dan Argentina mengenai koloni itu.

Sejak abad ke-19, Argentina telah mengklaim pulau-pulau tersebut. Ia menyatakan bahwa mereka mendapatkan pulau-pulau dari Spanyol ketika merdeka pada 1816.

Pada 2 April 1982, pasukan Argentina menyerbu dan menduduki pulau-pulau. Pemimpin pemerintah militer Argentina, Presiden Galtieri, memerintahkan invasi untuk menarik perhatian dari masalah-masalah yang dihadapi negara Amerika Selatan itu. Inggris mengirim Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk mempertahankan Falklands dan mengambil alih kendali pulau-pulau lagi. Konflik itu berlangsung selama dua setengah bulan. Pada 14 Juni 1982, pasukan Argentina menyerahkan pulau-pulau itu dan Inggris mengambil kendali lagi. Lebih dari 600 tentara Argentina dan 250 tentara Inggris tewas.

Konflik memiliki dampak besar pada pemerintah kedua negara. Tak lama setelah perang, rezim militer Argentina runtuh. Di Inggris, perang yang dimenangkan memperkuat posisi politik Perdana Menteri Margaret Thatcher. Meskipun hubungan antara kedua negara telah menjadi normal, Argentina masih mengklaim kedaulatan atas Malvinas – Kepulauan Falkland.

Bahasa Inggris, Pendidikan